Warga Minta Sisakan Lahan

  • Pembukaan lahan baru kelapa sawit

IZIN lokasi terhadap perusahaan agrobisnis PT Karisma Alam Persada, PT Karisma Inti Usaha, dan PT Platindo Agro Subur yang akan membuka lahan baru untuk usaha perkebunan kelapa sawit di empat kecamatan di Kabupaten Tapin yaitu Kecamatan Candi Laras Selatan, Candi Laras Utara, Tapin Tengah dan Binuang, menimbulkan sekelumit pertanyaan bagi warga setempat.

Pada prinsipnya warga gembira terhadap rencana pembukaan lahan baru tersebut. Selain membuka lapangan kerja baru bagi warga, khususnya yang tinggal di wilayah empat kecamatan tersebut, karena menggunakan sistem plasma, juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga setempat terhadap dampak yang ditimbulkan ketika perusahaan ini betul-betul beroperasi di Kabupaten Tapin.

Kekhawatiran tersebut di antaranya berkenaan dengan kesimbangan ekosistem di sekitar lokasi yang notabenenya daerah persawahan.

Konon, ketika perkebunan kelapa sawit betul-betul masif, populasi belalang sebagai hama tanaman akan meningkat dratis. Kekhawatiran ini cukup beralasan karena referensi warga setempat terhadap perkebunan kelapa sawit biasanya di daerah pegunungan dan belum menemukan di pinggiran persawahan, akankah hal ini mengganggu usaha pertanian yang ada di sekitar areal perkebunan kelapa sawit sebagai mata pencaharian utama warga setempat?

Selain itu, area yang digunakan oleh perusahaan di empat kecamatan kurang lebih 35 hektare. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan akankah perusahaan menyisakan lahan persawahan untuk generasi berikutnya?

Istilah pemanfaatan ‘lahan tidur’ yang digunakan juga kurang tepat karena sesungguhnya area tersebut digunakan oleh warga setempat sebagai mata pencaharian sekunder seperti baramu galam, mencari ikan maupun usaha-usaha lainnya yang dilakukan warga selain sebagai petani.

Oleh karena itu, kepada pimpinan perusahaan untuk lebih memperhatikan psikososial warga setempat agar tidak terjadi benturan dengan usaha utama warga setempat dengan memperhatikan kajian Amdal dan menyisakan area 3-5 km dari sungai atau area persawahan warga setempat.

Mudah-mudahan ada kesepahaman antar pihak-pihak yang terlibat. Tidak hanya warga setempat dan perusahaan, tetapi pemerintah daerah sebagai penanggung jawab dalam pemberian izin lokasi, agar niat baik untuk membangun daerah betul-betul diamini semua komponen masyarakat, khususnya warga Tapin.

 Terimakasih.

Saidan Pahmi
Jalan Pembalah Batung RT 02 Nomor 07
Desa Margasari Ulu  Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten Tapin

http://www.indomedia.com/BPost/022007/22/HotLine/Line2.htm

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: